“Kami akan selalu hadir untuk menerangi saat engkau berada dalam kegelapan dan memberimu arah ketika engkau tersesat. Karena Universitas Djuanda adalah rumah yang selalu menghendaki para alumninya menjadi generasi terbaik bangsa dan tanah air,” katanya.
Turut hadir dalam Wisuda ke-53 UNIDA, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian UNIDA yang berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul, sebuah pencapaian yang menempatkan UNIDA di jajaran perguruan tinggi terbaik di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Menurutnya, dari 416 perguruan tinggi yang berada di bawah pembinaan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, hanya 19 perguruan tinggi yang berhasil memperoleh predikat Akreditasi Unggul. UNIDA menjadi salah satu di antaranya.
Dr. Lukman, S.T., M.Hum menegaskan bahwa capaian institusi harus diiringi dengan kesiapan para lulusan dalam menghadapi perubahan global yang berlangsung sangat cepat, terutama akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).
Lebih lanjut, Dr. Lukman, S.T., M.Hum mengajak para wisudawan untuk menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Ia merangkum karakter yang perlu dimiliki lulusan masa depan dalam konsep J.A.G.O, yakni Jejaring (Networking), Adaptif, Gesit (Agile), serta Orisinal dan Otentik.
“Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan solusi. Ide hebat tanpa eksekusi hanyalah ilusi,” tegasnya.
Dalam rangkaian Wisuda ke-53 tersebut, para wisudawan juga mendapatkan orasi ilmiah dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M.
Dalam orasinya, Prof. Najib menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di UNIDA, perguruan tinggi yang telah membuktikan komitmennya terhadap mutu melalui capaian Akreditasi Unggul.