"Selama ini kita hanya mengukur Intelligence Quotient (IQ)-nya berapa, sekolahnya bagaimana," katanya.
Baca Juga: SMAIT Al-Madinah Bogor Sambut Baik Workshop AI, Gunakan Secara Bijak Dalam Pendidikan
Menurutnya, lewat pemetaan potensi berbasis AI ini dapat diketahui siapa yang jenius dan di bidang apa. Ia mencontohkan di Indonesia ada banyak Rudi, misalnya Rudi Hadisuwarno, Rudi Chaerudin, hingga Rudi Hartono.
"Tidak semua Rudi sama. Sehingga, nanti anak-anak dari sekolah ini mereka akan teridentifikasi dari awal, termasuk gurunya teridentifikasi," katanya.
Ia menambahkan lewat pemetaan ini, ada peningkatan potensi sebesar 744 persen sesuai penelitian dari Nebraska University.
Baca Juga: AI Bisa Bantu Deteksi Kanker Secara Dini
"Kita berharap justru dari Sekolah Rakyat, lahir Indonesia yang memiliki generasi emas 2045," ujarnya.