"Tanaman ini menjadi contoh bagaimana kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kualitas hidup lansia,” kata Dr. Adisti.
 
Selain memperkenalkan manfaat tanaman pegagan, Tim Pengabdi juga memberikan edukasi terkait pentingnya aktivitas fisik bagi lansia. 

Baca Juga: Siapkan SDM Unggul Kedirgantaraan, Garuda Indonesia Beri Beasiswa Pendidikan ke Mahasiswa Universitas Nurtanio

Menurut dr. Imelda Rosalyn Sianipar, aktivitas fisik perlu dilakukan secara rutin setiap hari minimal selama 30 menit. Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kebugaran serta menurunkan risiko terjadinya pikun. 

Dalam sesi ini, peserta diajak melakukan latihan fisik ringan yang terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan merangsang neurogenesis atau pembentukan sel saraf baru.
 
Selanjutnya, para peserta menerima suplemen dan bibit tanaman pegagan agar dapat menerapkan gaya hidup sehat di rumah secara berkelanjutan. 

Baca Juga: Nusaedufy Sinergikan Hiburan Digital dan Budaya Indonesia, Platform Visual Novel Interaktif Bagi Anak-anak

Sabani Syukri, selaku Ketua RW 19 Kampung Lio, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Tim Pengabdi.