JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna di Jakarta Selatan, Kamis (11/09/2025). 

SRMA Margaguna merupakan salah satu sekolah rakyat yang saat ini telah hadir sebagai bentuk layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera.

Dalam kunjungannya ke sekolah rakyat itu, Prabowo meinjau langsung fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari kamar asrama siswa, sarana olahraga, dan fasilitas pendukung pendidikan lainnya. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat Mampu Atasi Kemiskinan Struktural, Sri Mulyani: Akan Jadi Program Prioritas 2026

juga meninjau langsung fasilitas yang ada guna memastikan para siswa tinggal di tempat yang nyaman sehingga dapat belajar dengan baik.

Selanjutnya, Prabowo meninjau langsung ruang kelas dan menyaksikan suasana belajar para siswa. Dalam kesempatan itu, Presiden menyaksikan para siswa menyanyi bersama, menciptakan momen akrab, dan penuh keceriaan. 

Prabowo juga menyapa para pengajar dan memberikan arahan langsung guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Inten Soeweno Hadirkan MPLS Ramah hingga Terapkan Kurikulum Integratif

Ia menyampaikan apresiasi atas perkembangan Sekolah Rakyat yang terus bertambah jumlahnya di berbagai daerah. 

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan kerja keras dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga para guru dan pengelola asrama. 

"Hari ini saya meninjau salah satu sekolah rakyat, hari ini sudah 100 yang beroperasi. Saya dapat laporan akhir September, 2 minggu lagi, 3 minggu lagi, akan jadi 165 sekolah rakyat," ujarnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Ini Harapan Fahira Idris

Kunjungan itu mencerminkan perhatian pemerintah terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. 

Pemerintah berkomitmen terus memperkuat dukungan terhadap inisiatif pendidikan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan anak bangsa.