BOGOR, CEKLISSATU.COM – Kepala Cabang Dinas Penddikan(Disdik) wilaah II Jawa Barat, Erwin Aulia Rachman menebt, rencana pembangunan SMAN 11 Kota Bogor yang berlokasi di wilayah Kayumanis diperkirakan akan di anggaran sekitar Rp7 miliar.
Erwin menyampaikan, anggaran tersebut mencakup perencanaan hingga pengawasan proyek pembangunan SMAN 11 Kota Bogor.
Erwin menambahkan, pembangunan tahap awal belum mencakup seluruh kebutuhan ruang kelas SMAN 11 Kota Bogor.
“Rencananya anggarannya kurang lebih sebesar Rp7 miliar, termasuk perencanaan dan pengawasan. Namun, kami belum bisa membangun kelas secara penuh. Untuk tahap awal hanya tiga atau empat kelas,” ujarnya kepada wartawan di Kayumanis, Kota Bogor, Senin (13/4/2026).
Erwin menyebut, selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar bagi siswa baru akan dititipkan sementara di SMA Negeri 2 Bogor. Meski demikian, lokasi titik pendaftaran tetap berada di wilayah Kayumanis.
“Tetapi titik SPMB tetap di sini, sehingga masyarakat Kayumanis bisa mendaftar melalui jalur zonasi,” jelasnya.
Terkait teknis pendaftaran, pihaknya menyebut, masih akan mencari lokasi yang representatif, meski sistem pendaftaran dilakukan secara daring.
Baca Juga: Banu Bagaskara Desak Disdik Maksimalkan Akses Pendidikan Lewat Beasiswa dan Pembenahan SPMB
“Mungkin nanti kita cari tempat yang representatif, bisa bekerja sama dengan pihak kecamatan atau kelurahan. Namun bisa juga di SMAN 2, karena pendaftaran dilakukan secara online,” tambahnya.
Sementara itu, untuk jadwal pelaksanaan pembangunan, saat ini masih dalam tahap persiapan perencanaan, termasuk penyusunan site plan.
“Kami masih menunggu produk perencanaan site plan. Insyaallah target pembangunan SMAN 11 Kota Bogor dimulai pada Juni 2026,” tutupnya.