Dalam pelaksanaan Culture Day tahun ini, LabSchool Pendidikan Karakter IPB-ISFA berkolaborasi dengan pelaku budaya lokal, termasuk menggandeng Handayani Geulis Batik Bogor. 

Owner Handayani Geulis Batik Bogor, Sri Ratna Handayani menyatakan bahwa partisipasi mereka adalah untuk memeriahkan acara dan memperkenalkan batik, khususnya Batik Bogor. 

Baca Juga: Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Baru dan Perindah Kawasan Pemerintahan, Pemkab Bogor Bangun Taman Siliwangi

Batik Handayani Geulis sendiri memproduksi batik dengan motif atau pattern yang digali dari kearifan lokal Bogor, mencakup budaya, ikon kota, bahkan memasukkan unsur bahasa Sunda. 

"Kami memadukan antara budaya, istilahnya, kearifan lokal yang ada di Bogor dan batik," ujar Sri Ratna Handayani. 

Dalam kegiatan tersebut, fokus pengenalan batik ditujukan untuk anak-anak usia play group dan TK. Mereka dikenalkan pada batik tulis dan batik cap, namun untuk praktik langsung, para siswa melakukan batik cap. 

Baca Juga: Gebrak Program Baru, Bupati Bogor Rudy Susmanto Wajibkan Bankeu Desa Danai ‘Satu Sarjana Satu Desa’ di 2026

Uniknya, cap yang digunakan adalah cap kayu yang didesain khusus "versi anak-anak" dengan mengadopsi ikon-ikon Kota Bogor. 

Setelah mencap di kain, anak-anak kemudian diberikan kesempatan untuk mewarnai sendiri hasil karya mereka, sebagai bentuk eksplorasi kreativitas.