Anita Saufika menjelaskan bahwa awalnya, setiap Hari Budaya memiliki tema yang berbeda-beda untuk setiap kelas, berdasarkan daerah di Indonesia. 

"Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sekolah memutuskan untuk menggunakan satu tema tunggal untuk seluruh siswa," kata dia. 

Baca Juga: Tim DOSPULKAM Ekowisata IPB University Ajak Siswa SLB Negeri Ungaran Bermain Sambil Belajar dengan Papan “PELUK”

Sebelumnya, tema yang pernah diangkat termasuk Bali, Minang, dan Kalimantan. 

"Acara Culture Day ini juga digunakan sebagai sarana untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah," ujar Anita. 

Menurut dia, sekolah berupaya mengangkat sembilan pilar karakter, khususnya pilar kesembilan yang mencakup nilai-nilai toleran, cinta kesatuan, dan cinta damai. 

Baca Juga: Fakultas Pertanian IPB Siap Menjadi Pelopor Ketahanan Pangan Nasional 

"Harapannya ya selain apa namanya, mengenal berbagai suku budaya di Indonesia gitu ya, anak-anak juga jadi lebih mengenal nilai-nilai luhur budayanya yang kita angkat itu," ujar Kepala Sekolah.