BANDUNG, CEKLISSATU - Aksi penyerangan dengan menggunakan sajam, selalu terjadi di pusat Ibu kota Provinsi Jawa Barat yakni Kota Bandung. Baru baru ini, di berbagai media sosial dihebohkan dengan sekelompok orang menyerang seorang remaja di Depo Isi Ulang Air minum di Jalan Riung Hegar nomor 7 RT 01, RW 10 Riung Bandung, Kota Bandung Jawa Barat.
Diketahui kejadian itu terjadi beberapa waktu lalu tepat pada Kamis malam (23/2/2023) dan kini video viral.
Sementara itu, Muhammad Taufik saksi mata yang juga penjaga Depo isi ulang air minum galon itu mengatakan, saat kejadian tempat ia bekerja belum tutup.
"Korban awalnya diserempet oleh pelaku, terus korban ke depo dan pelaku datang satu orang itu pakai celana sekolah menggunakan tiga motor,"kata Muhamad Taufik menceritakan kejadian, Kamis 2 Februari 2023.
Baca Juga : Bertemu Dengan Relawan, DPW PKS: Suara Anies di Jawa Barat Berada di Basis 60 Persen
Bahkan, kata dia, saat itu sempat terjadi cekcok dan keributan didepan depo tepat dirinya bekerja. Namun, tidak selang berapa lama setelah cekcok dua orang pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam seperti golok dan korban langsung lari ke dalam depo.
"Korban lari ke dalam depo sempat menangkis dan lalu tersungkur, saya coba melerai bersama warga pelaku mengancam dan masih menyerang si korban, dan akhirnya saya lempar besi dan di situ pelaku langsung kabur,"katanya.
Setelah pelaku yang berjumlah tiga orang, dua melakukan penyerang dan satu orang merekam itu kabur, korban langsung dilarikan ke RS terdekat untuk dilakukan perawatan.
"Korban menderita luka dibagian pergelangan tangan, punggung dan kaki bahkan jari korban nyaris putus karena bacokan sajam itu,"ungkapnya.
Sementara itu menurut Kapolsek Gede Bage Kota Bandung Kompol Kurnia saat dikonfirmasi melalui humasnya mengatakan bahwa kasus penyerangan tersebut kini tengah dilakukan penyelidikan.
"Sejumlah saksi sudah dipintai keterangan, termasuk korban bernama Anabel dan saat ini untuk pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu dalam pengejaran unit Reskrim,"ungkapnya.