CIANJUR, CEKLISSATU - L (35) terduga pelaku kordinator arisan bodong dengan kerugian hampir 3 Miliar di Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, akhirnya berhasil diamankan, setelah sembunyi di rumah mertuanya yang tak jauh dari tempat tinggalnya di kampung Cihaur RT 02 RW 04, Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat .
Kepala Bidang Humas Polres Cianjur Ipda Nanang Suryana memembenarkan, L (35) terduga pelaku kordinator arisan bodong sudah diamankan dan saat ini berada di Satreskrim Polres Cianjur untuk dimintai keterangan oleh penyidik.
“Ya benar, terduga pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang kita mintai keterangan oleh penuidik. Nanti ya saya kabarkan lagi perkembangan selanjutnya,” ujarnya, saat dihubungi awak media.
Baca Juga : Tak Terima Alasan Lambatnya Pencairan ADD Karena Status Plt Bupati, Dewan: Ini Soal Perut
Masih kata Nanang, terduga pelaku ini sembunyi dirumah mertuanya yang tak jauh dari rumah terduga pelaku. Laporan dari para korbannya kemudian lanjut Nanang L (35) kita amankan
“ Terduga pelaku ini sembunyi ya di rumah mertuanya, para korban langsung lapor dan kita amankan,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan warga yang menjadi korban arisan bodong mendatangi rumah kordinator arisan berinisial L (35) di kampung Cihaur RT 02 RW 04, Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Mereka meminta kejelasan pengembalian uang anggota arisan.Namun sayangnya L (35) sudah melarikan diri dari rumahnya sejak beberapa hari terakhir. Setelah kasus ini mulai ramai. Kesal tidak bertemu kordinator arisan, para korban arisan bodong ini juga membawa spanduk bergambar wajah L (35) dengan bertuliskan buronan.
Menurut salah satu korban Leni Anggreani, para korban arisan bodong ini meminta kejelasan kepada kordinator arisan agar bisa mengembalikan uang anggota arisan dengan kerugian hampir 3 Miliar.
“Ya kita kesini minta kejelasan aja pak, dia kan yang ambilin uang kita anggota arisan. Kalau yang baru melapor itu ada 50 orang tapi bakal bertambah pak, kan satu anggota arisan itu punya anggota lagi,” ujarnya