PEKANBARU, CEKLISSATU.COM -- Menandai langkah penting modernisasi kekuatan udara TNI Angkatan Udara (AU), tiga jet tempur Rafale asal Perancis tiba di Indonesia, pada Selasa (27/1/2026).
Disebutkan bahwa dilengkapi teknologi generasi 4.5, Rafale di ilaihi sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih.
Menanggapi kedatangan pesawat tempur Rafale, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen Rico Sirait menyebutkan, adanya Rafale semakin memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Baca Juga: TNI AU Turunkan Korpasgat Usai Temukan Titik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500
“Tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru,” ungkap Rico Sirait, dikutip pada Selasa (27/1/2026).
Diketahui, pesawat multirole generasi 4.5 ini dikenal mempunyai kemampuan superior dalam pertempuran udara ke udara, serangan presisi, pengintaian, serta misi anti-kapal, sehingga mampu menghadapi berbagai ancaman di ruang udara nasional.
Dassault Rafale pertama kali digunakan Angkatan Laut Prancis pada 2001, disusul Angkatan Udara Prancis pada 2006. Kemudian hingga 2024, lebih dari 240 unit telah diproduksi dan masih terus dikembangkan guna kebutuhan ekspor, termasuk ke Indonesia.
Baca Juga: Awal Sempurna! TNI AU dan Tectona Raih Kemenangan di Piala Ketum PBVSI
Pesawat ini memiliki panjang 15,3 meter dengan rentang sayap 10,9 meter. Berat maksimum saat lepas landas mencapai sekitar 24.000 kilogram.
Tenaganya berasal dari dua mesin turbofan Safran M88-2 yang mampu mendorong Rafale melesat hingga kecepatan 1.915 kilometer per jam.
Dari sisi jangkauan, Rafale memiliki radius tempur sekitar 1.850 kilometer dan jarak ferry hingga 3.700 kilometer dengan tambahan tangki bahan bakar.
Baca Juga: TNI AU Electric Buka Persaingan Lolos ke Grand Final, Usai Kalahkan Indomaret
Pesawat ini juga dapat beroperasi di ketinggian maksimum 50.000 kaki atau 15.240 meter. Kemampuan tempurnya ditopang oleh 14 titik gantung senjata (13 pada varian laut Rafale M) dengan kapasitas muatan hingga 9.500 kilogram.
Kehadirannya di Indonesia diharapkan memperkuat pertahanan udara sekaligus meningkatkan daya gentar TNI AU di kawasan.
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI memastikan total pembelian jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation Prancis mencapai 42 unit. Hal tersebut menyusul kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir yang telah resmi efektif.