Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh pemerintah daerah, salah satunya Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yang turut serta dalam Panen Raya Padi Serentak secara daring.

Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, menyampaikan komitmen daerahnya untuk terus meningkatkan produktivitas padi.

Baca Juga: Panen Raya Padi Bareng Presiden, Dedie Rachim Dukung Kemandirian dan Ketahanan Pangan

“Produktivitas hasil panen dari Takalar akan didorong untuk mengejar target menjadi 6 Ton per hektar dari rata – rata saat ini di angka 5,2 Ton per Hektar,” ujarnya.

Dengan total luas area sawah mencapai 18.000 Hektar, Pemerintah Kabupaten Takalar menyadari pentingnya dukungan alat mesin pertanian.

“Takalar saat ini masih kekurangan combine. Jumlah combine Takalar 25. Sangat sedikit. Akhirnya apa, produktivitas belum mencapai target,” kata Bupati Firdaus.

Baca Juga: Keren, Panen Raya Serentak Hasilkan Produksi Beras Tertinggi dalam 7 Tahun, Ini Kata Presiden Prabowo

Lebih lanjut, Bupati Firdaus menekankan bahwa peningkatan produktivitas tidak terlepas dari pembenahan infrastruktur pertanian, terutama sistem irigasi tersier.

“Mulai dari irigasi tersier, yang di ujung-ujung itu, yang masuk di sawah, kita harus perbaiki. Sehingga, saya minta Kadis Pertanian dan PUPR inventarisasi seluruh irigasi tersier itu yang mampet lalu kita usulkan ke pemerintah pusat untuk perbaikan,” jelasnya.

Kementerian Pertanian menyambut baik semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memajukan sektor pertanian.

Baca Juga: Kebun Edukasi Inflasi Panen Cabai, Pj Bupati Bogor: Ini Mampu Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok

Melalui acara ini, Bupati Firdaus berharap agar petani dan masyarakat semakin bersemangat mendukung ketahanan pangan khususnya bagi masyarakat Takalar.