BOGOR, CEKLISSATU – Sepanjang tahun 2024, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor mencatat ada 337 kejadian kebakaran yang tersebar dari Januari hingga Desember. Hal itu disampaikan Komandan Sektor Cibinong Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Maulana.
"Mayoritas penyebab kebakaran ini diakibatkan oleh arus pendek listrik atau konsleting listrik," ungkap Maulana kepada Ceklissatu.com, pada Selasa (17/12/2024).
Berdasarkan rekapitulasi bulanan, Februari tercatat sebagai bulan dengan kejadian kebakaran tertinggi, yakni 38 kejadian, disusul Agustus dan Juli masing-masing sebanyak 34 kejadian.
Baca Juga : Perumda Pasar Pakuan Jaya Targetkan Revitalisasi Pasar Gembrong Selesai Bulan Februari
Sementara itu, kejadian kebakaran terendah terjadi pada bulan November dengan 19 kejadian.
Distribusi Kejadian Kebakaran Sepanjang Tahun 2024:
- Januari: 32 kejadian
- Februari: 38 kejadian
- Maret: 27 kejadian
- April: 33 kejadian
- Mei: 28 kejadian
- Juni: 28 kejadian
- Juli: 34 kejadian
- Agustus: 34 kejadian
- September: 31 kejadian
- Oktober: 33 kejadian
- November: 19 kejadian
- Desember: [data belum tersedia]
Maulana mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama dalam memastikan instalasi listrik di rumah atau tempat usaha aman dan sesuai standar.
Baca Juga : Pengamanan Lalu Lintas Nataru Pemkab Bogor Siagakan Ribuan Personel, Soroti Jalur Puncak
"Kejadian akibat arus pendek bisa diminimalisir jika kita rutin mengecek instalasi listrik dan menghindari penggunaan alat elektronik yang tidak sesuai spesifikasi," tambahnya.
Dengan tingginya angka kebakaran ini, Damkar Kabupaten Bogor terus mengupayakan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran dan penanganan dini agar kejadian serupa dapat dikurangi.