JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Presiden Prabowo Kenalkan ASRI (aman, sehat, resik, dan indah) menjadi langkah awal pembenahan menyeluruh kebersihan lingkungan di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor termasuk kebersihan lingkungan. 

Menurut Presiden Prabowo, Indonesia harus berani melakukan perbaikan mulai dari tingkat desa hingga ibu kota.

"Termasuk kebersihan setiap desa, kecamatan, kota, kabupaten, ibu kota provinsi, dan ibu kota negara. Saya minta dalam waktu sesingkat-singkatnya kita akan buktikan," ucapnya pada Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (12/2/2026).

Baca Juga: Aksi Bersih Situ Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang harus ditangani secara sistematis dan berbasis teknologi ramah lingkungan. 

Ia pun mengapresiasi sejumlah lembaga pendidikan yang telah mengembangkan alat daur ulang dan pemusnah sampah berskala kecil yang ramah lingkungan.

"Tidak merusak, tidak menimbulkan bau, yang cukup dalam skala-skala kecil. Kita berharap ada alat-alat itu di setiap kelurahan kita. Di setiap kecamatan kita. Sehingga tidak perlu jauh-jauh ke TPA. Sampah diselesaikan di tingkat yang terendah. Ini kita akan laksanakan tahun ini juga. Yang besar-besar ya kita terpaksa cari teknologi yang terbaik dan kita sudah mulai," ujarnya.

Baca Juga: Komisi IV DPRD Jawa Barat Tinjau TPPAS Lulut Nambo Bogor, Dorong Peningkatan Kapasitas Pengolahan Sampah

Sementara itu, di bidang stabilitas nasional, Presiden menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kepastian hukum sebagai fondasi pembangunan. 

Ia memastikan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak yang kuat dalam menghormati seluruh perjanjian internasional dan kewajiban keuangan negara.

"Kita punya track record yang sangat besar. Indonesia belum pernah default dalam sejarah kita. Kita selalu hormati perjanjian pemerintah-pemerintah terdahulu. Kita terbuka untuk investasi dari manapun dan kita yakin bahwa kita akan bangkit dengan sangat meyakinkan," kata Presiden Prabowo.

Baca Juga: Kota Bandung Diawasi Penegakan Hukum KLH, Muhammad Farhan: Sampah Hari Ini Habis Hari Ini

Menutup pidatonya, ia memperkenalkan strategi besar bertajuk “Indonesia Incorporated” yang menekankan kolaborasi seluruh elemen bangsa. 

"Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin. Kita bangkit bersama, Indonesia insyaallah bukan lagi raksasa yang tertidur, tapi kita bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan lebih baik bagi rakyatnya," tandasnya.

Arah pembangunan nasional tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada transformasi lingkungan, tata kelola kota yang modern, serta stabilitas nasional sebagai fondasi Indonesia menuju masa depan yang berkelanjutan.