KOTA BOGOR, CEKLISSATU – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, meninjau langsung operasi pasar Minyak Kita yang digelar di Blok F, Pasar Kebon Kembang, Senin (10/03/2025). 

Operasi pasar ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Hari ini kita coba kerja sama dengan pihak pengusaha pabrik Minyak Kita untuk kebutuhan pokok masyarakat kita, terutama di bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Perlu diketahui oleh rekan-rekan media bahwa Minyak Kita ini sudah hampir satu bulan tidak ada. Sehingga diinisiasi oleh Pak Awal dan Pak Rudy dari Bekasi," ujar Hanafi.

Baca Juga: Stunting dan Sampah Jadi Isu Utama di BiiF 2025, Dedie Rachim Sebut Siap Kolaborasii dengan ICMI

Sebanyak 6.000 liter atau 500 karton minyak goreng disediakan dalam operasi pasar ini.

Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Blok F Pasar Kebon Kembang pada hari ini dan akan dilanjutkan di kantor Kecamatan Tanah Sereal pada Selasa (11/3/2025).

"Jadi, paling tidak masyarakat terbantu untuk membeli minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari. Yang selama ini Minyak Kita sudah satu bulan tidak ada," tambah Hanafi.

Dalam operasi pasar ini, setiap warga dibatasi maksimal membeli dua liter minyak goreng agar pendistribusiannya merata.

Baca Juga: Sidak Revitalisasi Pasar Sukasari Bogor, Dedie Rachim: Terus Terang Saya Pesimis

"Tujuannya dibatasi satu orang maksimal dua liter karena asas keadilan. Jadi kalau misalkan tidak dibatasi, nanti bisa disalahgunakan. Untuk harganya tetap Rp14.700 per liter, tidak berubah," jelas Hanafi.

Operasi pasar ini melibatkan PT Mikie Oleo Nabati Industri dari Bekasi, yang menyuplai minyak kita untuk dua hari pelaksanaan.

"Ini kebetulan Pak Imam dari Bekasi, PT Mikie Oleo Nabati Industri. Tadinya hanya satu hari, kita minta dua hari. Jadi sekarang di sini, di Blok F, besok di kantor Kecamatan Tanah Sereal," tutupnya.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Dedie Rachim Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau di tengah keterbatasan pasokan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.