JAKARTA, CEKLISSATU - Politisi Gerindra Vincentia Jenny Retno melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Saiful Mujani yang dinilai mengarah pada ajakan inkonstitusional untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Jenny, narasi yang berkembang dalam video tersebut berpotensi menyesatkan publik karena mengabaikan mekanisme konstitusional yang telah diatur dalam sistem demokrasi Indonesia.
“Demokrasi itu ada aturannya. Tidak bisa kita mengajak publik menjatuhkan presiden di luar mekanisme yang sah. Itu bukan kritik, itu bisa menjadi preseden buruk bagi kehidupan berbangsa,” tegas Jenny dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Ia menilai, sebagai akademisi, Saiful Mujani seharusnya memberikan edukasi politik yang mencerahkan, bukan justru mendorong opini yang dapat memicu instabilitas.
Baca Juga: Jenny Retno Vincentia: Era Post-Truth Ancam Kualitas Demokrasi
Politisi asal Jawa Barat ini menegaskan, jika terdapat ketidakpuasan terhadap pemerintahan, jalur yang tersedia sudah jelas, mulai dari kritik terbuka, pengawasan publik, hingga mekanisme politik formal seperti pemilu dan proses konstitusional lainnya.