DEPOK, CEKLISSATU.COM - Warga Depok tampaknya mulai melirik transportasi publik untuk menemani mobilitas sehari-hari. 

Penumpang Biskita Trans Depok bertambah 13.061 orang dalam enam bulan, sebuah tren positif yang ingin terus didorong Pemkot Depok agar masyarakat perlahan meninggalkan ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan penguatan transportasi publik perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang layak untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Baca Juga: Ini Rute Antar Moda Transportasi Publik Menuju Sentul City, Ada 3 Trayek Angkutan Umum Massal

"Transportasi publik harus terus kita perkuat sehingga masyarakat memiliki pilihan dalam melakukan perjalanan sehari-hari. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan angkutan umum,” kata Aan Syurahman, dikutip daria keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Berdasarkan data Dishub Kota Depok, jumlah penumpang Biskita tercatat 190.365 orang pada Januari 2026 dan meningkat menjadi 203.426 penumpang pada Juli 2026.

Kenaikan tersebut mencapai 13.061 penumpang atau sebesar 6,86 persen dibandingkan jumlah penumpang pada Januari 2026.

Baca Juga: Pemkot Bandung Bakal Ganti Angkot Konvensional dengan Angkot Pintar, Angkutan Umum Berbasis Teknologi

Menurut Aan, meningkatnya penggunaan transportasi publik menjadi sinyal positif bagi upaya pemerintah mengembangkan sistem mobilitas yang lebih beragam di Kota Depok.

"Semakin banyak masyarakat menggunakan transportasi publik tentu menjadi hal yang positif. Karena itu, layanan harus terus kita tingkatkan agar masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan angkutan umum," ujarnya.

Aan mengatakan, peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik membutuhkan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. 

Baca Juga: Kota Bogor Berupaya Meningkatkan Mutu Standar Layanan Transportasi Publik Setara Aglomerasi Jabodetabek

Faktor kenyamanan, keamanan, kemudahan akses, serta kualitas pelayanan menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan tersebut.

"Kalau transportasi publiknya nyaman dan mudah digunakan, masyarakat akan semakin tertarik untuk menggunakannya. Ini yang terus kami dorong," katanya.

Ia menambahkan, penguatan transportasi publik juga menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi perkotaan yang lebih efektif. 

Baca Juga: Kembalikan BisKita Trans Pakuan untuk Transportasi Publik Masyarakat di Bogor, Dedie Rachim: Optimalkan PSO

Semakin banyak warga memanfaatkan angkutan umum, kebutuhan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi diharapkan dapat ditekan.

Dishub Kota Depok pun akan terus mengevaluasi layanan Biskita Trans Depok berdasarkan perkembangan jumlah pengguna dan kebutuhan mobilitas masyarakat.

"Kami ingin transportasi publik menjadi pilihan masyarakat, bukan sekadar alternatif. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan akan terus menjadi perhatian," tutupnya.