"Silakan masyarakat juga menilai apa prestasi konkrit dari Menteri Perhubungan yang menjabat saat ini terhadap bangsa dan rakyat Indonesia secara umum," ungkapnya.
"Bahkan pada ekosistem transportasi online Menteri Perhubungan berlaku layaknya pengusaha bukan sebagai menteri yang menjadi pembantu Presiden untuk melayani rakyat Indonesia pada bidang perhubungan," tambahnya.
Baca Juga: Pimpinan BAM DPR Minta Aplikator Hapus Asuransi yang Merugikan Ojol
Selain itu lanjut Igun, dalam menerapkan kebijakan Menhub lebih condong menguntungkan perusahaan-perusahaan aplikasi transportasi online ketimbang kepentingan Ojol.
Ia mengimbau masyarakat untuk mencari moda transportasi alternatif karena layanan diprediksi akan lumpuh sementara. Sebab massa aksi akan mematikan aplikasi serentak saat unjuk rasa berlangsung.
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar titik demo. Rekayasa lalin berlaku secara situasional, melihat kondisi di lapangan.
Baca Juga: Pulihkan Situasi Kota Bandung, Ratusan Pengemudi Ojol Bersih-Bersih di Sekitar DPRD Jabar
"Masih situasional," ucap Komarudin kepada wartawan.