JAKARTA, CEKLISSATU - BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan PT Gapura Angkasa melalui penyelenggaraan Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan. Kegiatan yang berlangsung di PT Gapura Angkasa, Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya bersama untuk memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus membantu pekerja mewujudkan impian memiliki hunian yang layak dan nyaman.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya menyampaikan bahwa fasilitas MLT Perumahan merupakan bentuk nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan Value Beyond Protection, yakni menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peserta, tidak hanya melalui perlindungan dari risiko sosial ekonomi, tetapi juga dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

"Melalui MLT Perumahan, kami ingin membantu para pekerja mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Karena bagi kami, kesejahteraan pekerja bukan hanya tentang perlindungan ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga," ujar Trisna.

Melalui program tersebut, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pembiayaan perumahan, antara lain Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga Rp500 juta, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta, serta Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) hingga Rp200 juta. Selain itu, tersedia Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) bagi pengembang yang memenuhi ketentuan.

Di lain sisi, Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika menyambut baik penyelenggaraan Pekan MLT Perumahan sebagai salah satu peluang bagi karyawan untuk memperoleh informasi dan akses terhadap fasilitas pembiayaan hunian.

"Dengan adanya layanan MLT ini, seperti Kredit Pemilikan Rumah dan sebagainya, akan membantu Gapura juga untuk memberikan manfaat kepada karyawan kami. Karena pada dasarnya, perumahan merupakan salah satu kebutuhan primer," ungkap Anak Agung.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasional PT Gapura Angkasa Ruli Wijaya menegaskan dukungan perusahaan terhadap sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja.

"Sinergi antara PT Gapura Angkasa dengan BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk nyata dari program-program pemerintah untuk menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia, dalam hal ini khususnya di PT Gapura Angkasa," ujar Ruli.

Sementara Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek, Andry Rubiantara, mengapresiasi kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Gapura Angkasa dan Bank BJB dalam penyelenggaraan Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan. Sinergi ini menjadi langkah positif untuk memperluas pemahaman pekerja mengenai fasilitas pembiayaan perumahan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.
Andry berharap kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, dan perbankan dapat terus diperkuat agar semakin banyak pekerja mengetahui serta memanfaatkan fasilitas MLT Perumahan. ”Melalui sosialisasi dan konsultasi langsung, pekerja diharapkan memperoleh informasi yang jelas mengenai persyaratan dan mekanisme pengajuan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal untuk mendukung kepemilikan hunian yang layak bagi keluarga,” ungkap Andry.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebon Sirih, Indra Iswanto, mengapresiasi kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Gapura Angkasa dan Bank BJB dalam penyelenggaraan Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan pada 19–23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan informasi pembiayaan hunian kepada pekerja sekaligus memperkuat sinergi antara penyelenggara jaminan sosial, perusahaan, dan perbankan. “Kolaborasi ini menjadi upaya nyata untuk memperluas akses pekerja terhadap informasi dan fasilitas pembiayaan perumahan,” ujar Indra.

Indra menjelaskan, MLT Perumahan memberikan kesempatan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengakses sejumlah fasilitas pembiayaan, meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga Rp500 juta, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta, dan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) hingga Rp200 juta. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan peserta yang memenuhi persyaratan kepesertaan Program Jaminan Hari Tua (JHT), tertib membayar iuran, serta lolos penilaian kelayakan kredit dari bank penyalur. “Kami mendorong pekerja untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mencari informasi dan berkonsultasi agar dapat memilih fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan finansial,” kata Indra.

Indra berharap kegiatan Pekan MLT Perumahan dapat meningkatkan pemanfaatan manfaat tambahan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Menurut Indra, keterlibatan perusahaan seperti PT Gapura Angkasa menjadi penting untuk membantu menyebarluaskan informasi mengenai fasilitas tersebut kepada karyawan, sedangkan dukungan perbankan dapat memudahkan peserta memahami proses pembiayaan. “Kami berharap sinergi berkelanjutan antara BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan, dan bank mitra dapat membuka akses yang lebih luas bagi pekerja untuk memiliki hunian yang layak,” tutur Indra.