"Kalau ternyata batas IMB nya sudah melebihi dari satu tahun, maka IMB nya harus diperbaharui. Nah, kita melihat secara lengkap ini, lengkap pun harus terlebih dahulu dievaluasi bersama-sama," tambahnya.

Rudy Susmanto berharap, ada sinergitas yang baik di antara semuanya, Ia menegaskan tidak memihak salah satu, dan tidak mencari salah dan benarnya.

"Semua pihak baik pengembang, sekolah, lingkungan, semua harus bersinergi bersama-sama. Dunia investasi harus berjalan, siswa-siswi kita juga harus terlindungi, lingkungan masyarakat pun harus terlayani dengan baik," kata Rudy Susmanto.

Baca Juga: Bupati Bogor Pastikan Infrastruktur Warga Cisarua yang Terputus Pasca Banjir Bakal Rampung Sebelum Lebaran

Sementara itu Rudy Susmanto menyatakan, tembok yang roboh nantinya yang akan memperbaiki adalah pengembang. Menurutnya, pengembang bukan hanya memperbaiki tembok yang roboh tetapi juga memperbaiki toilet, memperbaiki perangkat penunjang ekskul yang ada di SDN Cipayung 01.

"Ini bukan permintaan dari Pemkab Bogor, itu kesadaran dari pengembang. Tetapi Pemda Kabupaten Bogor dan DPRD tetap akan mengevaluasi secara bersama-sama terkait insiden yang ada," pungkas Rudy Susmanto.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak pengembang perumahan yang dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp belum memberikan jawaban atas pertanyaan yang disampaikan.