Keberhasilan lain yang mencuri perhatian adalah penyelenggaraan Kejuaraan Karate Piala Panglima Koarmada RI 2024. 

Dengan lebih dari 2.300 peserta dari berbagai kalangan, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat sipil, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental prajurit. 

Baca Juga: 40 Rumah Kena Dampak Ledakan Gardu Listrik di Bogor, Damkar Beberkan Kondisi Terkini

Laksdya Denih menegaskan bahwa seorang prajurit laut harus memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat untuk menghadapi berbagai situasi di medan tugas.

Modernisasi alutsista juga menjadi fokus utama di bawah kepemimpinannya. Laksdya Denih mendorong optimalisasi penggunaan teknologi dalam sistem pertahanan maritim, mulai dari peningkatan kemampuan kapal perang hingga integrasi sistem pengawasan laut berbasis digital. 

Dengan langkah ini, Koarmada RI semakin siap menghadapi ancaman yang lebih kompleks di era modern.

Di bidang kemanusiaan, Laksdya Denih mengarahkan Koarmada RI untuk aktif dalam misi tanggap bencana. 

Baca Juga: Begini Cara Komunitas Sepeda di Bogor Promosikan Wisata yang Menarik Melalui Sports Tourism  

Kapal perang TNI AL sering dikerahkan untuk membantu distribusi bantuan ke wilayah terdampak bencana alam, seperti banjir dan gempa bumi.