JAKARTA, CEKLISSATU -- Puncak musim hujan terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, terutama menjelang masa libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru).

Guna mengantisipasi terjadinya cuaca ekstrem, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi melakukan pengecekan sejumlah lokasi jalur rencana operasi Nataru di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni.

Hal tersebut juga untuk memastikan kesiapan sarana prasarana, hingga Aspek keselamatan karena cuaca yang kurang bersahabat beberapa hari terakhir.

Baca Juga : Bikin Gebrakan dan Inovasi di 2025, Ceklissatu.com akan Kembali Hidupkan Ceklis TV

“Pelabuhan Merak-Bakauheni merupakan salah satu titik krusial yang berpotensi terjadi kepadatan. Pergerakan kapal penyeberangan diperkirakan sebesar 29,83persen," ungkapnya, seperti dikutip, pada Selasa (10/13/2024).

"Kemenhub terus melakukan inspeksi sarana dan meningkatkan pengawasan. Balai Pengelola Transportasi Darat dengan melibatkan Direktorat Transportasi Sungai, Danau, Penyeberangan dudah melakukan ramp check kapal penyeberangan pada 10 Oktober sampai 15 November 2024,” bebernya.

Dudy mengingatkan pentingnya antisipasi layanan transportasi yang terdampak cuaca ekstrem.

Menhub menginstruksikan kepada para pemangku kepentingan untuk berkoordinasi dengan BMKG wilayah masing-masing, sehingga dapat mempersiapkan diri terhadap kondisi prakiraan cuaca atau gelombang tinggi.

Baca Juga : Suara Unggul Jauh, KPU: Penetapan Dedi Mulyadi Sebagai Gubernur Jabar Tunggu Hasil Gugatan MK

“Saya yakin hal ini sudah dilakukan, tapi saya minta koordinasi tersebut dilakukan lebih sering dan teliti," terangnya.

"Kondisi cuaca ini akan mempengaruhi jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal. Kita harus menjaga aktivitas penyeberangan demi keselamatan penumpang,” pungkasnya.