KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- 
Untuk yang kedua kalinya, kelalaian atas aktifitas Cut and Fill (pemerataan tanah) yang dilakukan oleh pengembang perumahan diduga jadi biang kerok jebol nya tembok pagar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cipayung, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ichsan yang rumah nya tak jauh dari SDN 1 Cipayung, kepada wartawan mengatakan, bahwa tembok pagar sekolah jebol akibat diterjang air saat hujan mengguyur pada Jumat (02/05/2025) sore. 

Padahal, pada Sabtu 8 Maret yang lalu, hal serupa juga terjadi. Namun kali ini terbilang lebih parah, karena selain tembok sekolah yang jebol air juga masuk ke rumah warga. 

“Kejadiannya tadi sore pas hujan deras. Ini yang kedua kalinya, tembok yang kemarin diperbaiki jebol lagi. Di belakang sekolahan lagi ada kegiatan proyek,” kata Ichsan, Jumat (02/05/2025).

Baca Juga: Cungkil Jendela Sekolah Pencuri Satroni SDN Gadog 4, Proyektor hingga Sound Aktif Raib

Ichsan menambahkan, musibah kali ini terbilang lebih parah, karena selain lumpur masuk ke ruang kelas, air juga masuk ke rumah warga. 

“Airnya masuk ke rumah warga juga yang depan sekolah. Makanya warga tadi ngamuk ke orang proyek,” imbuhnya. 

Diketahui, lahan milik PT Dwi Agra Sejahtera selaku pengembang perumahan sedang dilakukan pemerataan. Ditengarai, aktivitas tersebut tak memperhatikan kontur tanah sehingga mengakibatkan bencana bagi warga, terutama SDN 1 Cipayung. 

Hingga berita ini diturunkan, Tobing selaku humas atau perwakilan dari PT Dwi Agra Sejahtera belum dapat dikonfirmasi. 

Baca Juga: Rumah Warga Bogor Retak-Retak, Proyek Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi Diprotes

Sebelumnya, ketika dikonfirmasi di lokasi proyek pada Kamis (13/3/2025) Tobing mengaku bahwa peristiwa tersebut diluar dugaannya.

“Karena memang curah hujan nya cukup tinggi ya pas kejadian. Tapi pada dasarnya kami bertanggung jawab. Jadi pas kami mendapat laporan adanya tembok sekolah jebol kami langsung koordinasi dengan owner, dan keesokan nya langsung kami turap,” kata Tobing.