Berdasarkan peninjauan langsung di sejumlah daerah, Hasan menemukan fenomena dimana banyak anak-anak yang mau belajar untuk mengantri hingga banyak sekolah yang kemudian menyediakan tempat cuci tangan.
“Di beberapa tempat kita menemukan anak-anak belajar antri untuk mengambil makanan, mungkin kalau nggak ada ini, anak-anak nggak akan belajar antri, dan ini didesa-desa,” ucap Hasan.
“Anak anak belajar membawa alat makan , tapi kalau dia nggak bawa makan, dia harus cuci tangan, jadi sekolah yang awalnya nggak menyediakan tempat cuci tangan, jadi menyediakan tempat cuci tangan,” sambungnya.
Baca Juga: Forum Pemred SMSI Gelar Diskusi Perdana, Membedah Solusi Kemacetan yang Merugikan Masyarakat
Bahkan, Hasan mengatakan, adanya program MBG membuat banyak anak Indonesia yang kini menjadi menyukai sayuran.
“Kemudian anak-anak yang awalnya nggak suka makan sayur, jadi suka makan sayur, karena ada temannya yang makan sayur,” ucap Hasan.