CIREBON, CEKLISSATU — Menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni mendatang, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cirebon mengimplementasikan nilai-nilai luhur keadilan sosial dan gotong royong secara nyata. Hal ini diwujudkan melalui peluncuran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PERMATA Usaha Karyamulya 2026, Senin (18/5/2026).


Program bertajuk Penguatan Rentan dan Mandiri Tangguh Usaha (PERMATA) ini digelar di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Dalam pelaksanaannya, PLN menggandeng lembaga kemanusiaan Human Initiative sebagai mitra strategis untuk memperkuat kapasitas ekonomi kelompok rentan dan pelaku UMKM lokal.


Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, menegaskan bahwa momentum menjelang Hari Lahir Pancasila ini menjadi pengingat penting bagi korporasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendorong pemerataan ekonomi.

Baca Juga: Harlah Pancasila, Fahira Idris Sampaikan Enam Catatan


“Semangat Pancasila, terutama sila kelima mengenai keadilan sosial, kami ejawantahkan melalui komitmen nyata dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Program di Karyamulya ini sudah memasuki tahun kedua dan kami melihat potensi pemberdayaan yang sangat besar di sini,” ujar Andi usai kegiatan kick-off.


Jika pada tahun-tahun sebelumnya program TJSL PLN lebih berfokus pada pemberian bantuan modal dan peralatan usaha, maka pada tahun 2026 ini pendekatannya mengalami transformasi strategis.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIT JBT, Irfan Saputra, menjelaskan bahwa program PERMATA edisi kali ini lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas internal usaha dan perluasan akses pasar.