JAKARTA, CEKLISSATU - Untuk mencegah kepadatan kendaraan pada arus balik mudik lebaran 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, TNI, Polri, hingga pegawai swasta memundurkan jadwal kembali ke Jakarta. 

"Untuk memecah penumpukan yang terjadi pada puncak tanggal 24 dan 25 April 2023 secara bersamaan, pemerintah mengajak masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak untuk menghindari puncak arus balik tersebut," ujar Jokowi dalam keterangan pers secara daring, Senin 24 April 2023.

Baca Juga : Arus Balik Mudik, Tol Japek Diskon 20%. Catat Tanggalnya

Jokowi meminta agar mengundurkan jadwal kembali mudik setelah tanggal 26 April 2023.

Ketentuan tersebut, kata Jokowi, berlaku untuk ASN, TNI, Polri, dan BUMN ataupun pegawai swasta yang teknisnya dapat diatur oleh instansi atau perusahaan masing-masing. 

"Seperti bentuk cuti tambahan atau bentuk cuti lainnya," tutup Jokowi.