JAKARTA, CEKLISSATU - Bagi BPJS Ketenagakerjaan, kesejahteraan pekerja dan keluarganya merupakan tujuan dari setiap perlindungan yang diberikan. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan senantiasa hadir dalam setiap perjalanan pekerja, mulai dari saat bekerja, ketika menghadapi risiko, hingga saat mereka berusaha bangkit dan melanjutkan kehidupan.
Semangat itulah yang dibawa BPJS Ketenagakerjaan dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun 2026. Bukan sekadar seremoni, Harpelnas menjadi momentum bagi seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk hadir lebih dekat, melayani, melindungi dan memberdayakan para pekerja.
Seperti yang dilakukan Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Alif Noeriyanto Rahman saat mengunjungi Kantor Cabang Salemba, Jakarta Pusat, yang didampingi Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta Ady Hendrata. Alif, yang memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis Ortopedi dan Traumatologi, turut memberikan pelayanan langsung kepada peserta yang tengah melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).
Alif menyebut jaminan sosial ketenagakerjaan memegang peranan penting dalam menjaga keberlanjutan hidup pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko, mulai dari kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, memasuki hari tua, hingga meninggal dunia.
Dalam momen tersebut turut diserahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal Dunia kepada petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang meninggal dunia saat sedang bertugas dengan total santunan yang diberikan sebesar Rp520.537.428 dan diterima ahli waris suami Almarhumah Mulyatin, yang turut disaksikan oleh manajemen perwakilan Palang Merah Indonesia Pak Bambang Sutarno selaku Wakil Sekretaris Palang Merah Indonesia DKI Jakarta.
Namun bagi BPJS Ketenagakerjaan, kehadiran tersebut tidak lantas berhenti ketika manfaat telah dibayarkan. Ada kehidupan yang harus dilanjutkan dan ada keluarga yang perlu kembali berdiri setelah melewati masa sulit. Melalui Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) dengan memberikan pelatihan dan pendampingan.