Indonesia juga menekankan perlunya dukungan internasional yang memadai, dapat diprediksi, dan berkeadilan, terutama melalui pendanaan berbasis hibah agar tidak menambah beban utang negara berkembang.

"Indonesia juga mendukung pembentukan Just Transition Mechanism di bawah UNFCCC untuk memperkuat kerja sama, mobilisasi sumber daya, dan mencegah tindakan unilateral yang dapat menghambat transisi negara berkembang," ungkapnya.

Baca Juga: Menteri LH Hanif Faisol Sebut Momentum Sumpah Pemuda Guna Merefleksi Pemulihan Lingkungan Hidup

Dengan menegakkan prinsip keadilan, memperkuat kerja sama internasional, dan memastikan dukungan nyata bagi negara berkembang, Indonesia menilai bahwa transisi berkeadilan hanya dapat terwujud melalui mekanisme yang terstruktur, pendanaan yang memadai tanpa menambah beban utang, serta kolaborasi global yang inklusif.

"Melalui pembentukan mekanisme Just Transition dan penguatan program kerja di bawah UNFCCC, komunitas global dapat bergerak bersama menuju transisi yang inklusif, berkeadilan, dan selaras dengan tujuan Perjanjian Paris," pungkasnya.