SUMATERA, CEKLISSATU.COM -- Ramadan selalu membawa harapan. Bulan suci ini menghadirkan suasana yang berbeda—waktu untuk menenangkan diri, memperkuat iman, dan berbagi dengan sesama. 

Namun, bagi sebagian masyarakat di Aceh dan Sumatera Utara, Ramadan tahun ini juga dijalani di tengah upaya bangkit dari berbagai keterbatasan.

Beberapa waktu lalu, bencana yang melanda sejumlah wilayah meninggalkan dampak yang tidak kecil. Hingga kini, sebagian keluarga masih berusaha menata kembali kehidupan mereka. 

Rumah yang rusak, pekerjaan yang belum sepenuhnya pulih, serta kebutuhan sehari-hari yang harus tetap dipenuhi membuat Ramadan dijalani dengan kesederhanaan dan keteguhan hati.

Baca Juga: PERBASI, IBL, dan Badan Tim Nasional Gelar Lelang Amal untuk Renovasi Lapangan Basket di Aceh Tamiang

"Di tengah kondisi tersebut, masyarakat tetap menjalani hari-hari puasa dengan penuh ikhtiar. Di desa-desa, kehidupan perlahan kembali bergerak. Warga saling membantu, berbagi cerita, dan menguatkan satu sama lain agar mampu melewati masa pemulihan bersama," ungkap Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Dr. Erwin Agustian Panigoro dalam keterangan resminya.

"Melihat kondisi tersebut, Universitas Indonesia (UI) menghadirkan program UI Peduli Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih terdampak," tambahnya. 

Program ini tidak hanya menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit.

"Melalui program tersebut, UI menyalurkan 230 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Selatan," terangnya. 

Baca Juga: Dari Aceh Singkil ke Kampus UI, Maudatinur Buktikan Mimpi Tak Mengenal Batas

Paket bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan, sekaligus menghadirkan sedikit ketenangan di tengah proses pemulihan yang masih berjalan.

UI Ramadan Berbagi 2.webp
PEDULI: Universitas Indonesia (UI) menghadirkan program UI Peduli Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara.

Di Desa Kebun Pisang Dusun 2, Kabupaten Tapanuli Tengah, salah seorang warga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Ia mewakili masyarakat desa mengungkapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. 

“Terima kasih kepada UI atas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Semoga bantuan ini menjadi berkah bagi kami yang menerima, dan juga bagi UI yang telah berbagi di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Paket sembako ini bukan sekadar bantuan kebutuhan pokok, melainkan juga tanda kepedulian yang masih hadir dari mereka yang berada jauh di tempat lain.

Baca Juga: Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera dan Aceh, Berikut Ini Rinciannya

Di bulan Ramadan yang sarat makna, kepedulian sekecil apa pun dapat menghadirkan harapan yang besar. Melalui program UI Peduli Ramadan, UI berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. 

Sebab, Ramadan menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada ruang untuk saling menguatkan.