KOTA BOGOR, CEKLISSATU – Stunting masih menjadi tantangan bagi Kota Bogor dengan angka prevalensi mencapai 18,2 persen. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menilai bahwa pemenuhan gizi bagi bayi dan edukasi bagi orang tua menjadi kendala utama dalam upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Juhana anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor, menyebut bahwa stunting disebabkan oleh kurangnya asupan gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan anak. 

“Jika gizi terpenuhi dan orang tua memahami kebutuhan gizi, tentu ini akan membantu menekan angka stunting,” ujarnya saat diwawancarai Selasa (25/2/2025).

Baca Juga: SPPG Lanud Husein Sastranegara Bandung Salurkan 100 Ribu Lebih Paket Makan Bergizi Gratis  

Untuk mengatasi permasalahan ini, Kota Bogor telah menjalankan berbagai program, termasuk pemberian makanan bergizi gratis bagi ibu hamil dan anak-anak yang diluncurkan oleh Menteri BKKBN Wihaji.