JAKARTA, CEKLISSATU.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi Nasional (DEN), dan berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi energi hijau dari sektor pertanian.

Amran menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional melalui pengembangan energi hijau (green energy) berbasis sumber daya lokal.

“Insya Allah, ke depan kita akan mengoptimalkan energi hijau dari sektor pertanian. Potensinya sangat besar, seperti dari ubi kayu atau singkong, kelapa sawit (CPO), tebu, dan berbagai komoditas lainnya,” kata Mentan Amran, dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga: 16 Anggota Dewan Energi Nasional Dilantik Presiden Prabowo di Istana, Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian

Menurutnya, Indonesia sebagai negara agraris memiliki kekuatan besar untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan energi terbarukan berbasis biofuel.

Komoditas pertanian dinilai mampu menopang kebutuhan energi nasional sekaligus mendorong kemandirian energi.

Amran menyebutkan, kelapa sawit dan tebu saat ini menjadi dua sumber biofuel nasional, dan ke depan singkong akan didorong sebagai sumber energi alternatif baru dengan potensi yang sangat besar.

Baca Juga: Lima Tahun Kepemimpinan Erick, Peminat Energi Hijau REC Jakarta Meningkat 24.579%

“Sawit dan tebu sudah berjalan. Selanjutnya, kita dorong singkong. Ini potensi besar kita,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah terus memperkuat kebijakan mandatori biodiesel, termasuk implementasi B50, yang ditargetkan mampu menekan impor solar secara signifikan.

“Insya Allah, sesuai hasil koordinasi, tahun ini kita tidak impor lagi solar karena kita masuk ke B50,” ujarnya.

Baca Juga: BGN Ingatkan SPPG: Tidak Boleh Menolak Pasokan UMKM, Peternak Kecil, dan Petani

Untuk diketahui, DEN merupakan lembaga nasional yang dibentuk negara untuk merumuskan dan mengoordinasikan kebijakan energi Indonesia secara menyeluruh dan berjangka panjang.

Dengan keanggotaan Mentan Amran dalam DEN, diharapkan sinergi antara sektor pertanian dan sektor energi semakin kuat dalam mendorong terwujudnya transisi energi yang berkelanjutan.

Ke depan, Kementerian Pertanian akan terus memperkuat program hilirisasi, pengembangan komoditas energi, serta perluasan budi daya tanaman penghasil biofuel yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Mentan RI : Amran Apresiasi Peran Kapolri dan Titiek Soeharto dalam Percepatan Swasembada Pangan

Langkah ini diyakini mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani, memperkuat daya saing nasional, sekaligus mendukung target Indonesia menuju kedaulatan energi dan pembangunan hijau yang berkelanjutan.