BOGOR, CEKLISSATU.COM– Seorang pria berusia 45 tahun bernama Mamit ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam kurang lebih 10 meter di Kampung Jati, Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jumat (28/8/2026).
Proses evakuasi korban berlangsung penuh risiko. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor menemukan adanya gas beracun di dalam sumur yang menjadi lokasi korban terjatuh.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan laporan kejadian tersebut diterima melalui Call Center 112 pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan informasi warga, korban diduga pingsan ketika sedang melakukan aktivitas penggalian sumur. Korban kemudian terjatuh hingga ke dasar sumur dengan kedalaman diperkirakan mencapai 10 meter.
Baca Juga: Gegara Bola, Bocah 9 Tahun Terperosok ke Sumur Sedalam 10 Meter di Ciomas
Tim Damkar dari Mako Cibinong langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas berangkat pukul 14.08 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.10 WIB.
Setibanya di lokasi, tim rescue segera melakukan asesmen terhadap kondisi sumur sebelum memulai proses evakuasi.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan adanya gas beracun di dalam sumur. Sementara itu, korban berada di dasar sumur dan telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan prosedur khusus. Selain kedalaman sumur, ruang yang terbatas serta keberadaan gas beracun menjadi tantangan serius bagi tim penyelamat.
Petugas kemudian mengamankan lokasi dan menyiapkan sejumlah peralatan rescue, termasuk SCBA, tripod, peralatan mountaineering, tali karmantel, serta webbing.
Evakuasi dilakukan menggunakan teknik mountaineering dengan sistem hauling, yakni metode penarikan menggunakan rangkaian peralatan penyelamatan dan sistem pengaman untuk mengangkat korban secara bertahap dari dasar sumur menuju permukaan.
Selama operasi berlangsung, petugas mengutamakan keselamatan seluruh personel mengingat kondisi di dalam sumur yang berbahaya.
Setelah kurang lebih 30 menit proses evakuasi, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur.
Selanjutnya, korban diserahkan kepada petugas medis dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Sehat Terpadu.
Dalam operasi tersebut, Damkar Kabupaten Bogor melibatkan personel dari Sektor Mako Cibinong dan Sektor Parung. Proses penanganan juga mendapat dukungan dari Satpol PP, kepolisian, perangkat RT/RW, serta warga sekitar.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena bahaya yang mengintai di dalam sumur atau ruang terbatas, terutama akibat kemungkinan adanya gas beracun dan minimnya kadar oksigen.
Damkar Kabupaten Bogor mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam melakukan aktivitas penggalian sumur serta perlunya menggunakan prosedur keselamatan yang tepat untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.