Hal itu menjadikan sebuah pertanyaan bagi Dechan. apakah masih diperlukan bidang keorganisasian alam truktural KONI. Padahal lanjut Dechan, apa yang harus dilakukannya di bidang keorganisasian merupakan manah AD/ART KONI.

"Selama ini saya diam dan tidak melakukan komplain, karena ingin mengedepankan kebersamaan," ucap Dechan.

Baca Juga: Ide Koalisi Permanen Prabowo, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Bagus Supaya Pembangunan Berkelanjutan

Selain itu kata Dechan, dibeberapa dinamika tersebut Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor tidak melakukan koreksi, bahkan nyaris membiarkan.

Maka itu, Dechan berasumsi beberapa dialektika tersebut diketahui dan bahkan direkomendasi. Walaupun dibeberapa dialektika lain, ketua umum dinilai tidak mengetahui.

"Ini pernah saya sampaikan langsung via WhatsApp kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor. Namun, hingga saat ini tidak ada kecenderungan upaya untuk melakukan koreksi," terang Dechan.

"Sementara tugas dan kewenangan kami di keorganisasian harus kami pertanggungjawabkan di kemudian hari. Selanjutnya apa yang harus kami pertanggungjawabkan ketika kewenangan tidak diberikan?," tambah Dechan.

Baca Juga: Sekelompok Perampok Sekap Dua Penjaga SLB Negeri 1 Kota Bogor, Satu Korban Dibacok

Dechan juga menyampaikan bahwa untuk mencapai target Bogor Kahiji di Porprov 2026 haruslah menjadi tugas dan kewajiban semua untuk mewujudkannya dengan meraih medali emas sebanyak-banyaknya.