Untuk penyimpanan jangka pendek, daging dapat diletakkan di refrigerator dengan suhu sekitar 0 hingga 4 derajat Celsius. Dalam kondisi tersebut, kualitas daging umumnya bertahan selama satu hingga dua hari.
Sementara untuk penyimpanan lebih lama, freezer dengan suhu minus 18 derajat Celsius menjadi pilihan yang lebih aman karena dapat memperlambat pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas daging lebih lama.
Meski demikian, masih banyak masyarakat yang langsung memasukkan daging segar ke freezer sesaat setelah proses pemotongan. Padahal, langkah tersebut dinilai dapat membuat tekstur daging menjadi lebih keras.
Wakil Ketua Halal Center Universitas Gadjah Mada, Nanung Danar Dono, mengingatkan masyarakat agar tidak langsung memasukkan daging segar ke freezer sesaat setelah diterima.
Baca Juga: Harga Daging Tembus Rp140 Ribu per Kilo Jelang Puasa, Pedagang: Untung Tipis, Stok Pas-Pasan
“Jangan langsung memasukan daging dalam freezer. Biarkan transit dulu dalam kulkas 12-24 jam terlebih dulu,” ujarnya dalam artikel Fakultas Peternakan UGM.
Menurutnya, daging yang baru dipotong masih mengalami proses alami pada jaringan otot. Jika langsung dibekukan, tekstur daging berisiko menjadi lebih keras saat diolah.
Nanung juga mengingatkan daging tidak boleh terlalu lama dibiarkan di suhu ruang karena dapat memicu pertumbuhan mikroba. Karena itu, daging dianjurkan segera dimasak atau disimpan dengan penanganan yang tepat.