BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir berdampak signifikan pada kenaikan harga sejumlah komoditas sayur mayur di berbagai daerah, termasuk Kota Bandung. Para pedagang di Pasar Kosambi mengungkapkan bahwa cuaca buruk membuat pasokan berkurang sehingga harga-harga melonjak tajam.

Di Pasar Kosambi, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga cukup drastis. Cabai merah yang sebelumnya dijual sekitar Rp8.000 per kilogram kini naik menjadi Rp14.000 per kilogram. 

Kemudian Sawi putih yang biasanya dibanderol Rp8.000 kini mencapai Rp13.000 per kilogram. Harga timun pun ikut naik dari Rp8.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Baca Juga: Kebakaran di Ruang Sauna Hotel Tebu Bandung, Tamu Berlarian Selamatkan Diri

Kenaikan paling mencolok terjadi pada wortel. Komoditas ini yang semula dijual seharga Rp12.000, kini melonjak dua kali lipat menjadi Rp24.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit yang sebelumnya berada di kisaran Rp60.000 kini menembus Rp90.000 per kilogram.

Para pedagang menilai kenaikan ini terjadi akibat pasokan yang terganggu karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

Elly Sulistiawati, (57) salah seorang pedagang sayur mayur, mengungkapkan bahwa suplai dari petani berkurang drastis sejak hujan lebat terus-menerus mengguyur wilayah sentra produksi.

Baca Juga: Usai Liburan, Pemain Persib Mulai Latihan Jelang Laga Kontra Dewa Unitied di Stadion GBLA

"Dengan naiknya harga sayur mayur berdampak pada penjualan, terjadi penurunan omset, biasanya  beli satu sampai dua kilo, kalau pada naik, jadi turun setengah kilo alasan para pembeli uangnya dibagi bagi dengan yang lain," kata Elly, Sabtu (15/11/2025).