KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor sejak 25 Januari 2025 telah menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor dilanda longsor dan banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada 14 titik bencana longsor dan banjir yang terjadi di sembilan kecamatan, dan sejumlah permukiman wraga terdampak.

Subag Prolap BPBD Kabupaten Bogor, Dedi Sutisna menyebutkan, bencana longsor dan banjir tersebar di sejumlah kecamatan. Dengan Kecamatan Megamendung menjadi wilayah yang terdampak paling parah.

Baca Juga: Tembok Penahan Tanah di Gunung Sindur Bogor Longsor, Satu Unit Rumah Warga Terdampak

Bencana longsor dan banjir juga disebut terjadi di Kecamatan Cigombong, Cijeruk, Bojonggede, Cisarua, Klapanunggal, Cileungsi, Gunung Sindur, dan Sukajaya.

"BPBD Kabupaten Bogor bergerak cepat dengan melakukan kaji cepat, serta evakuasi bagi warga terdampak," ungkap Dedi Sutisna.

Selain itu, BPBD juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan, terutama mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut. 

"Kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan warga. Evakuasi dan penanganan awal sudah dilakukan di beberapa titik yang terdampak cukup parah," terang Dedi.

BPBD Evakuasi Longsoran.webp
CEK LOKASI LONGSOR: Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor saat melakukan pengecekan lokasi longsor di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, 2 Rumah di Bogor Tertimpa Pohon Tumbang  

Hingga saat ini, BPBD masih terus mendata dampak bencana dan mengantisipasi kemungkinan adanya titik-titik baru yang terdampak akibat hujan yang belum mereda. 

Warga yang berada di daerah rawan bencana diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.