BANDUNG, CEKLISSATU -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyebutkan, untuk membiayai pendidikan karakter bagi anak bermasalah di Barak TNI telah mengucurkan anggaran sebesar Rp6 miliar.
Dedi Mulyadi mengatakan, sebelumnya pembiayaan pendidikan karakter siswa melalui kocek pribadinya dan bupati, seperti di Kabupaten Purwakarta.
Namun, seiring tingginya peminat dari para orangtua untuk menyertakan anaknya ikut pendidikan karakter, maka Pemprov Jabar kata dia bakal mengucurkan anggaran dari pergeseran APBD 2025 di Dinas Pendidikan Jawa Barat.
"Pertama, kalau sekarang teknis saya tangani untuk awal. Karena jumlahnya semakin besar, maka alokasi anggarannya ada di Dinas Pendidikan," ungkap Dedi Mulyadi, Selasa (06/05/2025).
Baca Juga: Heboh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara Liga 1, Naik di Atas Mobil Kibarkan Bendera
"Nanti uangnya diserahkan ke penyelenggara. Kita tidak mengelola. Sudah (dari APBD pergeseran sekarang)," ujar Dedi di Gedung Sate, Kota Bandung," tambah Dedi Mulyadi.
Peruntukannya lanjut dia, yakni untuk kebutuhan seragam siswa, makan dan minum selama mereka mengikuti pelatihan pendidikan karakter di barak.
"Kemudian komponennya ada seragam, makan, minum. Honorarium pelatih," ucapnya.