BANDUNG, CEKLISSATU -- Kota Bandung berada di peringkat pertama sebagai kota termacet di Indonesia berdasarkan survei kondisi arus lalu lintas yang dilakukan oleh tomtom. Sedangkan untuk level dunia, Kota Bandung menempati urutan ke 12 menjadi kota termacet.
Di urutan kedua, kota termacet di Indonesia lainnya yaitu Medan, Palembang, Surabaya dan Jakarta.
Merespons survei tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, jumlah penduduk Kota Bandung mencapai 2,6 juta sedangkan kendaraan pribadi sebanyak 2,3 juta.
"Jumlah penduduk Kota Bandung 2,6 juta, jumlah kendaraan pribadi di Kota Bandung 2,3 juta. Jumlah jalan sedikit dan kita tidak mungkin menambah jumlah jalan," ucap Farhan, Jumat (04/07/2025).
Baca Juga: Kisruh Tempat Wisata Bandung Zoo Berlanjut, Muncul Dualisme Manajemen
Ia menuturkan salah satu upaya mengatasi hal tersebut di antaranya meminta pemerintah pusat segera menyelesaikan flyover Nurtanio, Kota Bandung.
"Salah satu kuncinya meminta dengan sangat kepada pemerintah pusat menyelesaikan jalan layang Nurtanio," tutur Farhan.
Selain itu, bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta world bank membangun BRT.
"Kita akan bersama dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan world bank akan membangun BRT (Bus Rapid Transportation). Mudah-mudahan jalan," terangnya.
Baca Juga: Pohon Beringin Tumbang di Babakan Ciparay Kota Bandung, Timpa Mobil dan Dua Warung
Di samping itu, Pemkot Bandung tengah menjajaki program angkutan kota (angkot) pintar dengan melakukan kajian dan studi kelaikan.
Pihaknya juga saat ini akan membangun trotoar yang ramah untuk semua orang di Jalan Sumatra Aceh, Kalimantan dan Belitung.