JAKARTA, CEKLISSATU.COM -- Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disebutkan sudah menyiapkan bus mudik gratis pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Armada bus yang disiapkan nantinya akan mengangkut pemudik ke sejumlah daerah, yaitu tujuan Jawa Barat, Sumatera, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Plt Sesditjen Perhubungan Darat, Ernita Titis Dewi menyebutkan, pihaknya masih mematangkan persiapan angkutan Lebaran 2026, guna menjamin kelancaran serta keselamatan masyarakat ketika mudik Lebaran. 

Baca Juga: PPOPM Dispora Kabupaten Bogor Siapkan Rekrutmen 40 Atlet Baru Pasca Lebaran

Hal itu dilakukan dengan menguatkan aspek keselamatan, kesiapan layanan transportasi, hingga fasilitas pendukung bagi pemudik.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus memantau website resmi Kemenhub dan Ditjen Perhubungan Darat terkait mudik gratis agar tidak ketinggalan informasi,” ungkap Titis dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).

Tidak hanya mudik gratis, Kemenhub juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi guna mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat saat mudik Lebaran. 

\Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Mudik Gratis Lebaran 2026, 40 Bus akan Angkut Warga Tegar Beriman

Kesiapan sarana dengan melakukan inspeksi kendaraan (rampcheck) terhadap angkutan orang sebelum dioperasikan.

Dari sisi prasarana, Ditjen Hubdat telah meningkatkan kesiapan terminal sebagai simpul transportasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. 

Sementara itu, Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Toni Tauladan mengatakan, pentingnya naik dan turun bus di terminal.

Baca Juga: Sampaikan Aspirasi Sempat Lakukan Long March, Relokasi Pedagang Pasar Bogor Ditunda Hingga Lebaran

Karena setiap angkutan umum yang masuk terminal akan melalui pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur untuk menjamin keselamatan pengguna bus.

“Angkutan yang berangkat melalui terminal dalam SOP-nya selalu ada proses rampcheck," terangnya. 

"Ketika kendaraan dan awaknya telah memenuhi persyaratan laik jalan, barulah armada tersebut mendapat izin jalan dari kepala terminal,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan 2026, Harga Bahan Pokok di Pasar Kosambi Kota Bandung Naik Signifikan

Selain itu lanjut Toni, guna memudahkan proses inspeksi keselamatan (rampcheck) angkutan orang di terminal.

Saat ini Kemenhub telah menerapkan sistem digital Terminal on System (TOS) di 115 terminal tipe A yang melayani angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP).

Melalui sistem digital ini, proses rampcheck dapat dipantau secara online, termasuk untuk mengetahui status uji berkala kendaraan dan perizinan trayek.

Baca Juga: Sahira Butik Hotel Paledang Reborn, Hadirkan Pengalaman Baru dan Paket Ramadan Menggoda

"Kalau dilihat di sistem TOS, uji berkala dan trayek terpantau hijau, kendaraan bisa langsung diproses untuk mendapat persetujuan jalan dari kepala terminal," bebernya. 

"Namun jika belum memenuhi ketentuan, maka akan dilakukan pemeriksaan ulang secara manual oleh petugas di terminal,” lanjutnya.

Toni mengimbau masyarakat, khususnya yang akan melakukan perjalanan mudik, untuk memilih angkutan yang berkeselamatan dengan naik dan turun bus di dalam terminal.

Baca Juga: THE 1O1 Hotel Bogor Suryakancana Hadirkan Premium Buffet Ramadan 2026

Karena bus yang beroperasi di terminal telah melalui prosedur inspeksi keselamatan sesuai ketentuan. Sehingga diharapkan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan selamat sampai tujuan. 

Selain memastikan kesiapan layanan transportasi, Ditjen Hubdat mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dengan mematuhi rambu serta mengikuti pengaturan lalu lintas selama masa mudik Lebaran.