JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya mencopot kepala SPPG Kalitengah, Rafli Ridho, usai 746 orang keracunan MBG dari dapurnya.
Selain mencopot kepala dapur, BGN sebelumnya menjatuhkan sanksi suspend berat selama 30 hari kepada SPPG Kalitengah dan menghentikan sementara operasional dapur akibat adanya ratusan korban keracunan MBG.
"Kepala dapurnya dicopot, dapurnya tidak dioperasikan," ujar Wakil Kepala BGN, Trenggono saat mengunjungi korban keracunan MBG di RSUD Notopuro, Jumat (4/9/22026).
Ia menambahkan, BGN juga terus melakukan perbaikan dan evaluasi program MBG.
Baca Juga: 107 Warga Tanjungsari Bogor Diduga Keracunan MBG, SPPG Pasir Tanjung Siap Tanggung Jawab
Selain itu juga, tambah Trenggono, pihaknya juga memastikan kepatuhan terhadap standard operating procedure (SOP).
"Kita terus perbaiki tata kelola, kita perbaiki dan evaluasi apa saja kekurangannya," ucapnya.
"Tetapi secara SOP dan sebagainya sudah sesuai ya, yang keracunan rata-rata ketidakpatuhan terhadap SOP, itu yang perlu digaris bawahi ya," imbuhnya.