BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Puting beliung melanda Kota Bandung menyebabkan ratusan rumah di tiga kecamatan mengalami kerusakan, pada Rabu (5/11/2025) sore.
Berdasarkan data sementara, total 289 rumah mengalami kerusakan akibat puting beliung tersebut, dengan sekitar 900 jiwa terdampak.
Rinciannya, 103 rumah di Kecamatan Cinambo (Kelurahan Pakemitan), 93 rumah di Kecamatan Ujungberung (Kelurahan Pasir Jati, Pasanggrahan, dan Suka Mulya), serta 93 rumah di Kecamatan Cibiru (Kelurahan Pasir Biru dan Cisurupan).
Baca Juga: Puting Beliung Muncul di Rancaekek Bandung, BMKG Sebut Ini
"Kondisinya sangat memprihatinkan, banyak rumah yang tidak bisa ditinggali karena atapnya hilang,” tutur Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat meninjau lokasi terdampak di Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung.
Farhan memastikan, langkah awal pemerintah adalah memastikan keselamatan warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung segera melakukan asesmen ulang agar semua korban berada di tempat aman dan tidak ada korban susulan.
Baca Juga: Rudy Susmanto Desak Pemkab Bogor Tanggap Darurat Bencana Puting Beliung di Pamijahan
"Hal yang utama, pastikan korban sudah aman. Jangan sampai ada korban tambahan jika terjadi hujan atau angin kencang susulan," ujarnya.
Selain itu, Farhan memerintahkan Dinas Sosial (Dinsos) dan Kampung Siaga Bencana untuk segera melakukan pendataan kebutuhan warga terdampak dan menyalurkan bantuan maksimal dalam waktu kurang dari 24 jam.
"Siapa pun yang membutuhkan bantuan harus segera terpenuhi. Kelurahan dan kecamatan harus saling berkoordinasi," tambahnya.
Baca Juga: Puluhan Orang Luka Akibat Puting Beliung di Sumedang dan Bandung, Ini Daerah yang Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian, Pemkot Bandung bersama bank bjb memberikan bantuan uang tunai bagi rumah warga yang rusak.
Masing-masing sebesar Rp1 juta untuk kerusakan ringan, Rp2 juta untuk sedang, dan Rp3 juta untuk rusak berat.
Farhan pun mengimbau masyarakat untuk terus waspada menghadapi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Viral Video Angin Puting Beliung Terjang Bangunan hingga Kendaraan di Rancaekek Bandung
"Warga Bandung harus siap siaga seratus persen. Kita tidak bisa menduga kapan cuaca ekstrem terjadi, tapi pemerintah tidak akan tinggal diam. Semua unsur sudah bergerak bersama," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 01 RW 07, Lili Yuliani, menceritakan detik-detik saat puting beliung menerjang wilayahnya.
"Awalnya hujan kecil, lalu angin besar tiba-tiba datang. Pohon tumbang, genteng dan garasi hancur. Kejadiannya cepat sekali, sekitar jam lima sore," ujarnya.
Baca Juga: BMKG Jabar Ungkap Dampak Kerusakan Akibat Angin Puting Beliung di Rancaekek Bandung
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa puting beliung itu.
Namun warga berharap agar bantuan logistik, seperti terpal dan bahan bangunan, segera disalurkan mengingat potensi hujan masih tinggi.