Menurut National Health Service (NHS), menstrual cup yang dirawat dengan baik dapat digunakan hingga lima sampai sepuluh tahun, tergantung kualitas produk dan petunjuk penggunaan.
Meski harga awalnya berkisar Rp150.000 hingga Rp500.000, biaya penggunaannya dalam jangka panjang menjadi jauh lebih rendah. Jika dihitung per bulan selama masa pemakaian, biayanya dapat berada di kisaran beberapa ribu rupiah saja. Dari sisi lingkungan, menstrual cup menghasilkan limbah yang jauh lebih sedikit dibandingkan pembalut sekali pakai.
Namun, produk ini memerlukan proses adaptasi bagi pengguna baru dan harus dibersihkan dengan benar untuk menjaga kebersihan serta keamanan penggunaannya.
3. Pembalut Kain
Alternatif lain yang mulai banyak digunakan adalah pembalut kain atau cloth pad. Produk ini terbuat dari bahan kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali setelah dibersihkan.
Menurut berbagai studi mengenai produk menstruasi berkelanjutan, pembalut kain dapat digunakan selama beberapa tahun apabila dirawat dengan baik. Karena dapat dipakai berulang kali, biaya penggunaannya menjadi lebih hemat dibandingkan pembalut sekali pakai.
Dari sisi lingkungan, pembalut kain juga menghasilkan limbah yang lebih sedikit. Namun, pengguna perlu menyediakan waktu untuk mencuci dan mengeringkan pembalut setelah digunakan. Selain itu, pengguna juga perlu memperhatikan kebersihan serta cara penyimpanan yang benar agar produk tetap aman dan nyaman digunakan.
Para ahli kesehatan menegaskan bahwa tidak ada satu produk menstruasi yang paling baik untuk semua orang. Pemilihan produk perlu disesuaikan dengan kenyamanan, kondisi kesehatan, aktivitas sehari-hari, serta kemampuan dalam menjaga kebersihan produk tersebut.