KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Rumah Cendolin menghadirkan cita rasa tradisional dalam sajian cendol yang dibuat dari bahan-bahan alami seperti tepung terigu, sagu aren, daun suji, dan daun pandan. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan aroma dan rasa khas yang kuat, terutama dari daun suji yang menjadi ciri utama produk ini.
Marketing Rumah Cendolin, Dewi Astri R., menjelaskan bahwa keunikan produk terletak pada cara pengolahan santannya yang berbeda dari kebanyakan. Namun, santan tersebut memiliki masa simpan yang terbatas.
“Santan kami diolah dengan cara berbeda dari orang pada umumnya. Tapi karena tanpa bahan pengawet, hanya bisa bertahan dua hari. Kalau ada produk sisa lebih dari dua hari, apalagi santannya, kami tidak jual,” ujar Dewi Astri R.
Baca Juga: Bakso Wara-Wiri: Sensasi Gimbal Misdasem yang Bikin Lidah Tak Mau Diam
Dalam hal pengemasan, Rumah Cendolin yang beralamat di Komplek Goodyear Blok J26 Ciomas, Kabupaten Bogor menyediakan dua jenis produk, yaitu kemasan paket twinwall dan kemasan cup.
Untuk kemasan paket, setiap komponennya, cendol, gula kelapa, dan santan dikemas secara terpisah dan disertai es batu kecil agar tetap segar selama perjalanan.
“Santan harus selalu dalam kondisi dingin agar tidak cepat basi. Dengan tambahan es batu kecil, produk bisa bertahan hingga delapan jam di perjalanan," ucapnya.
Baca Juga: Sanubari Coffee Eatery, Tempat Ngopi Estetik di Puncak Bogor dengan View Alam Memukau
"Setelah sampai di rumah, cukup simpan di lemari pendingin bagian bawah, jangan di freezer, karena kalau dibekukan nanti cendolnya jadi keras,” jelas Dewi.