JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Sebagai sumber serat dan vitamin yang penting untuk tubuh, sayuran sebaiknya harus selalu dijaga kesegarannya, salah satunya adalah menyimpannya di dalam kulkas.
Tapi bagaimana jika tidak memiliki kulkas atau kulkas sedang penuh, rusak, bahkan listrik padam? Jangan khawatir. Ternyata ada banyak cara cerdas untuk menyimpan sayur agar tetap segar tanpa pendingin. Berikut tujuh tips ampuh yang bisa kamu praktikkan di rumah sekarang juga.
1. Pilih Sayuran Segar Sejak Awal
Langkah paling penting dimulai dari saat berbelanja. Pastikan kamu memilih sayuran dengan kualitas terbaik. Ciri sayuran segar antara lain tidak ada bagian yang busuk, tidak layu, dan daunnya tidak menguning.
Sayuran yang sudah tidak segar akan lebih cepat rusak dan kandungan vitaminnya berkurang atau bahkan hilang. Jadi, jangan malas untuk teliti saat memilih sayur di pasar atau supermarket.
Baca Juga: Buah Naga, Si Buah Terang yang Bermanfaat untuk Kecantikan
2. Buang dan Pisahkan Bagian yang Busuk atau Layu
Sayuran segar yang tercampur dengan bagian busuk bisa ikut membusuk dengan cepat. Karena itu, segera singkirkan bagian yang sudah rusak.
Wortel, kentang, kembang kol, dan brokoli adalah beberapa jenis sayuran yang mudah membusuk jika tidak dipisahkan dengan benar.
Sayuran segar dan yang sudah layu sebaiknya dipisahkan, agar tidak terjadi kontaminasi.
Baca Juga: Ini Dia Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan
3. Jangan Mencuci Sayuran Sebelum Disimpan
Ini adalah kesalahan klasik yang sering dilakukan banyak orang. Sayuran memiliki lapisan pelindung alami. Jika dicuci sebelum disimpan, lapisan itu rusak dan sayuran jadi lebih cepat busuk.
Untuk sayuran berakar seperti kangkung, kamu cukup merendam bagian akarnya di air tanpa mencuci seluruh bagiannya. Sementara untuk sayuran yang sudah tidak memiliki akar, cucilah sesaat sebelum diolah.
Baca Juga: Manfaat Daun Kelor untuk Perawatan Wajah
4. Bungkus dengan Paper Towel atau Kain Lembab
Sayuran hijau jika disimpan sembarangan akan cepat layu. Untuk menjaga kesegarannya, sebaiknya sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan selada dibungkus dengan paper towel atau kertas khusus penyerap kelembaban.
Namun, ada pengecualian untuk brokoli dan kembang kol. Kedua sayuran ini justru membutuhkan kondisi lembab. Untuk menyimpannya, kamu bisa merendam batangnya dalam air atau melapisinya dengan handuk basah.
Cara lain yang tak kalah efektif adalah menggunakan daun pisang atau kertas koran untuk membantu menjaga kelembaban sayuran.
Baca Juga: Ini Manfaat Luar Biasa Rempah-Rempah untuk Kesehatan Tubuh, Nomor 4 Paling Mudah Dicari
5. Simpan di Ruang Berventilasi
Untuk menjaga sayur tetap segar juga adalah menjaga sirkulasi udara.
Udara yang mengalir mencegah pembusukan.
Setiap sayuran memiliki kebutuhan yang berbeda, namun secara umum, ruangan yang tidak pengap dan memiliki aliran udara cukup akan membantu sayuran bertahan lebih lama.
Baca Juga: Pengidap Diabetes Masih Bisa Makan Manis! Berikut Rekomendasi Sumber Glukosa Alami untuk Tubuh
6. Hindari Sinar Matahari Langsung
Cahaya matahari dapat membuat beberapa sayuran cepat membusuk. Contohnya kentang yang akab lebih cepat rusak jika terkena sinar matahari langsung, bahkan dalam kondisi tertentu bisa menghasilkan racun.
Sayuran hijau seperti kangkung juga akan cepat menguning dan layu jika terkena sinar matahari langsung, sebaiknya simpan di tempat yang sejuk dan teduh.
Baca Juga: Jalan Kaki 15 Menit Disebut Bisa Tingkatkan Kreativitas
7. Simpan di Tempat yang Kering
Kentang, wortel, dan umbi-umbian lainnya sebaiknya disimpan di tempat yang kering. Suhu yang terlalu lembab bisa memicu tumbuhnya jamur.
Kamu bisa melapisi kentang dan wortel dengan tisu atau koran agar kelembaban tetap terjaga. Pastikan juga untuk memisahkan bawang dari sayuran lain karena bawang menghasilkan gas etilen yang bisa membuat sayuran lain cepat layu.
Dengan menerapkan ketujuh tips di atas, kamu tak perlu khawatir saat kulkas sedang tidak bisa digunakan. Mulai dari memilih sayuran berkualitas, tidak mencucinya sebelum disimpan, membungkus dengan paper towel, hingga menyimpannya di tempat yang sejuk dan kering.
Yang terpenting, jangan pernah lupa untuk memisahkan sayuran yang sudah mulai layu atau busuk dari yang masih segar. Karena, satu bagian kecil yang membusuk bisa merusak semuanya.
(MG/Siti Balqis Sari Manah)