JAKARTA, CEKLISSATU - Dua pria asal Garut, Jawa Barat, diciduk polisi karena menipu dua warga yang dijanjikan bisa lolos Akademi Kepolisian (Akpol) dengan menyetor duit miliaran rupiah. Total kerugian dua korban disebut mencapai Rp 4,7 miliar.
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan kedua pelaku berinisial J dan CB telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Modusnya, pelaku J mencari korban yang ingin mendaftar menjadi anggota Polri dan melakukan negosiasi dengan para korban.
"Tersangka mengetahui jika korban ingin menjadi polisi, Akpol. Tersangka kemudian datang ke rumahnya untuk menawarkan," kata Wirdhanto, Jumat 18 November.
Baca Juga : Mantan Kabareskrim Minta Isu Tambang Ilegal yang Dihembuskan Ismail Bolong Diusut
Aksi penipuan yang dilakukan J ini secara sistematis. Untuk meyakinkan para korbannya, J bersekongkol dengan temannya berinisial CB. Saat bersama korban, J menelepon CB, yang disebut kepada korban adalah seorang polisi berpangkat AKP, yang saat ini bertugas di Mabes Polri.
"Dia memperkenalkan para korban pada tersangka CB yang berperan sebagai anggota Polri berpangkat AKP, sebagai ajudan Kepala SDM Mabes Polri," ujarnya.
Untuk melancarkan kelulusan anak korban menjadi taruna Akpol, J dan C kemudian meminta orang tua mereka menyetor sejumlah dana.
"Selama sekitar 1 tahun, pembayaran dicicil, total kerugian dari kedua korban mencapai Rp 4,7 miliar," ungkap Wirdhanto.