KOTA BOGOR, CEKLISSATU - Liburan panjang akhir Januari diprediksi akan membawa lonjakan jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bogor. Diperkirakan volume kendaraan bisa mencapai hingga 25.000 unit per hari, jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan, diprediksikan ada kenaikan jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bogor daripada hari biasanya. Mungkin bisa sampai 25.000 kendaraan per hari.
"Untuk mengantisipasinya, kami bersama jajaran Satlantas Polresta Bogor Kota telah menyiapkan langkah-langkah strategis,"katanya, Kamis (23/01/2025).
Baca Juga: Prihatin Bos Rental Mobil Tewas Ditembak, Jazuli Juwaini Harap Polisi Lebih Sigap dan Tanggap
Ia mengatakan, salah satu langkahnya dengan menempatkan personel di berbagai titik rawan kemacetan, seperti pintu masuk tol, kawasan Sistem Satu Arah (SSA), dan simpul-simpul jalan yang sering mengalami kepadatan.
"Bersama dengan jajaran Satlantas, kami akan menyiagakan personel terutama di titik-titik rawan kemacetan tadi. Selain itu, ada tim reaksi cepat yang siap menangani kemacetan tertentu secara langsung," tambahnya.
Untuk saat ini, jalur lalu lintas di Kota Bogor masih diberlakukan normal.
Namun, pihak berwenang tidak menutup kemungkinan akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, tergantung pada kondisi arus kendaraan di lapangan.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Puncak Bogor di Malam Tahun Baru, Polisi Duga Ini Penyebabnya
"Pengalihan atau rekayasa terbatas akan diberlakukan secara situasional, melihat kondisi arus lalu lintas. Semua akan dilakukan demi kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan," jelasnya.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan langkah-langkah antisipasi ini, diharapkan kemacetan yang terjadi dapat diminimalisasi selama masa libur panjang nanti.
(Levinda Melati)