KARAWANG, CEKLISSATU - Sepasang lansia di Kutatandingan, Karawang, membuat heboh jagat maya. Pasalnya, dalam video yang beredar, ketiganya mengaku sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi

Dalam video itu menampilkan sepasang laki-laki dan perempuan yang duduk di atas kursi. Seorang perempuan lainnya berdiri di belakang. 

Di belakang mereka terpampang bendera bergambar logo dan tulisan “Kerajaan Ratu Adil Imam Mahdi Republik Kuta Tandingan Dunia - Jawa Barat”.

“Kami selaku Ratu Adil, Imam Mahdi, Ratu Sunda. Saya mengetahui (memberitahukan) ke seluruh umum yang ada di Jawa Barat, khususnya Indonesia, umumnya dunia bahwa yang bernama Ratu Adil, Imam Mahdi, Ratu Sunda sudah ada di Jawa Barat Kutatandingan Karawang,” kata perempuan yang duduk dalam video.

Setelah mendeklarasikan diri sebagai Ratu Adil dan Imam Mahdi, perempuan yang memakai kerudung berwarna merah muda itu menyinggung peristiwa bencana alam yang dinilai marak terjadi belakangan ini. Menurutnya, fenomena tersebut merupakan kehendak mereka.

Baca Juga : Parah! Bos Wedding Organizer di Bogor Lakukan Pelecehan Terhadap Anak Buahnya

“Yang bisa mengamankan adalah Imam Mahdi, semua urusan yang bisa mengamankan Imam Mahdi,” ujarnya. 

Namun, ia tidak menjelaskan cara mereka melindungi dunia dari bencana-bencana tersebut.
Di akhir pernyataannya, perempuan itu juga meminta agar masyarakat mempercayainya atau bila tidak maka mereka akan ditimpa kehancuran. 

“Percaya syukur, tak percaya dunia akan hancur. Sekarang sudah bukti dengan nyata, Imam Mahdi sudah tidak di Karawang Kutatandingan,” katanya.

Pernyataan serupa juga disampaikan laki-laki berbaju batik dalam video tersebut. Menjelang akhir videonya, ia sempat membawa nama Soekarno-Hatta yang akan menjadi raja akhir zaman sehingga hal itu pun semakin membuat pernyataannya tidak masuk akal.

Sementara itu, Sekda Karawang, Acep Jamhuri, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan petugas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karawang ke lokasi pembuatan video tersebut. 

Setelah diselidiki diketahui jika lokasinya berada di wilayah Kutatandingan, Kecamatan Ciampel. Namun petugas menyambangi rumah tersebut sudah kosong.

"Rumahnya kosong dan orangnya sudah kabur," kata Acep, Rabu 30 November 2022.

Menurut Acep, Pemkab Karawang masih mencari keberadaan ketiga orang yang sudah bikin heboh tersebut. Jika sudah ditemukan ketiganya akan dilakukan pembinaan. 

"Kami sudah koordinasi dengan kepolisian untuk meminta bantuan mencari ketiga orang tersebut," ucapnya.