“Bahkan di Kabupaten Bogor ada kebijakan satu kecamatan, satu hutan kota yang akan kita mulai dan inisiasi. Dan sudah ada tanah sekitar 160 hektare untuk ditanami hutan kota,” jelas Teuku Mulya saat dihubungi Ceklissatu.com, Rabu (3/12/2025).
Teuku Mulya mengatakan, DLH juga merencanakan pelibatan masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas lingkungan agar tidak hanya sekedar menanam pohon, tetapi juga merawatnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Kirim Tim Medis untuk Misi Kemanusiaan Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut
Terkait kabar masyarakat akan digaji Rp50 ribu per hari untuk menanam pohon, Teuku mengaku belum menerima informasi resmi.
"Nah yang untuk Rp50.000 per orang ini saya baru dengar,” kata Teuku Mulya.
Menurutnya, hal yang paling penting adalah kejelasan anggaran dan mekanisme teknis pelaksanaan program di tingkat kabupaten/kota.
"Pertanyaan berikutnya adalah anggarannya dari mana, nah itu yang jadi problem,” sindir dia.