KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) menyampaikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang ada di dalam Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB). Hal itu diungkapkan Jaro Ade usai menghadiri Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) di Gedung SBS Premier Venue, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Jaro Ade menyebutkan, KPPKBB bukan organisasi atau tim baru, melainkan tim yang sudah cukup lama dan terjadi konsolidasi hingga saat ini.
"Sehingga akhirnya pengukuhan dan pelantikan di 14 kecamatan. Saya berpesan, KPPKBB harus menindaklanjuti pesannya pak Bupati, bahu-membahu merangkul semua pihak," ungkap Jaro Ade kepada ceklissatu.com.
"Semangat pemekaran Bogor Barat sama dengan semangatnya kami Bupati dan Wakil Bupati, karena ada di dalam visi misi. Kami terus melakukan penataan wilayah di Bogor bagian barat," terang Jaro Ade.
Kemudian lanjut Jaro Ade, di dalam visi misi juga sudah cukup jelas terkait percepatan pembangunan.
Jaro Ade menyampaikan perumpamaan, kalau ingin bicara dalam satu rumah tangga, anaknya ingin berumah tangga memisahkan diri dari rumah tentu segala sesuatunya harus dipersiapkan.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Ledeng Rampung, Dedie Rachim Pastikan Konstruksi Lebih Kuat dan Tahan Lama
"Rumahnya harus dipersiapkan, pekerjaan harus disiapkan. Sama hal nya di dalam pemekaran wilayah yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari," tutur Jaro Ade.
"Nah, sehingga infrastrukturnya didorong, lahan untuk ibu kotanya juga sudah dipersiapkan secara administrasi pak Bupati sudah bersurat kepada PTPN, dan PTPN sudah membalas. Insyaallah nanti akan ditindaklanjuti dengan PKS (kerjasama) bersama PTP dan Pemda. Sehingga kita ke depan bisa mulai secara bertahap," tegas Jaro Ade.
Meski begitu kata Jaro Ade, langkah yang menjadi prioritas adalah pembangunan infrastruktur terlebih dahulu. Ia menyebutkan, yang sudah berjalan di antaranya Jalan Lingkar Leuwiliang - Rancabungur, jalur tambang, akses Kecamatan Nanggung - Sukabumi, bahkan ada harapan baru yaitu jalan Leuwiliang Bogor menuju Pelabuhan Ratu Sukabumi.
"Leuwiliang Cianten, nah itu juga kita ke depan ingin dilakukan pelebaran, agar masyarakat Bogor Barat ke pinggir pantai ingin refreshing tidak harus berputar ke Kota Bogor sampai ke Parung Kuda, jadi cukup nanti melintas ke Leuwiliang Cianten," beber Jaro Ade.
Selain itu lanjut Jaro Ade, transportasi pun akan segera di uji coba ke depannya. Misalnya masyarakat Bogor Barat yang ingin ke Jakarta dan naik kereta tidak perlu ke Kota Bogor atau ke Bojonggede.
"Jadi bagaimana caranya sudah mulai dibiasakan dari masyarakat Leuwiliang, Cigudeg, Jasinga, Sukajaya kalau mau ke Jakarta naik kereta itu lewat Tenjo. Sehingga kita perlu siapkan ada angkutan," jelas Jaro Ade.
Misalnya bus yang tidak harus nge-time. Mereka dari terminal Leuwiliang, Cigudeg, Jasinga, dan Tenjo. Kebetulan juga sudah ada flyover di Tenjo, akan lebih mudah lagi.
"Minimal mulai digeser mindset masyarakat mau ke Jakarta itu menuju Tenjo, agar pergerakan ekonomi juga sama-sama mulai bergeser. Kan seperti itu," tegas Jaro Ade.