BOGOR, CEKLISSATU.COM - Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengapresiasi langkah cepat Polres Bogor dalam mengungkap kasus pembacokan yang menewaskan seorang suporter sepak bola berinisial ARK di Jalan Raya Jakarta-Bogor. 

Keberhasilan polisi mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku dinilai turut membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Saya mengapresiasi Kapolres Bogor beserta jajaran yang telah mengungkap kejadian tersebut dengan cepat sehingga bisa menjaga keadaan tetap kondusif," kata Jaro Ade dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).

Baca Juga: Pulang Nonton Persib di Pakansari Bogor, Bobotoh 16 Tahun Tewas Dibacok, Polisi Amankan Pria 29 Tahun

Menurut pria yang akrab disapa Jaro Ade itu, peristiwa tragis tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, khususnya para suporter sepak bola, agar tidak menjadikan rivalitas maupun kecintaan terhadap klub sebagai alasan melakukan kekerasan.

Ia mengingatkan bahwa sepak bola semestinya menjadi sarana pemersatu masyarakat, bukan justru memicu konflik yang berujung hilangnya nyawa seseorang.

"Tidak ada sepak bola seharga nyawa. Sudah seharusnya agar seluruh pihak tetap menjaga keamanan, karena ada keluarga yang menunggu di rumah," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Suporter Persib di Bogor

Jaro Ade menilai keberhasilan kepolisian mengungkap kasus tersebut menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak setiap pelanggaran hukum di Kabupaten Bogor. 

Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan tidak terlibat dalam tindakan melawan hukum.

"Langkah cepat kepolisian menangkap pelaku menandakan penegakan hukum di Kabupaten Bogor tidak main-main. Mari sama-sama selalu menjaga keadaan tetap kondusif di mana pun dengan tidak melakukan tindakan melanggar hukum," tuturnya.

Baca Juga: Pembacokan Maut di Sukaraja Bogor Terungkap, Pelaku Diduga Spontan Tebas Remaja 16 Tahun dengan Celurit

Lebih lanjut, Jaro Ade menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan di kawasan Stadion Pakansari. 

Menurutnya, stadion tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran pengunjung dalam berbagai kegiatan di kawasan Stadion Pakansari turut membuka peluang usaha dan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi siapa pun yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Diduga Pengemudi Sedang Belajar Menyetir, Tabrak Pesepeda dan Lapak Pedagang.hingga Terluka

"Dengan begitu, saya mengajak agar masyarakat bisa selalu menjaga keamanan dan kenyamanan pihak-pihak yang datang ke Stadion Pakansari. Karena dampaknya juga akan dirasakan oleh masyarakat itu sendiri," imbuhnya.

Sebagai informasi, peristiwa pembacokan yang menewaskan ARK terjadi pada Minggu, 25 Oktober 2026. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah menyaksikan pertandingan sepak bola di sekitar Stadion Pakansari.

Polres Bogor kemudian bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap seorang terduga pelaku berinisial MR (29).