KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama unsur Forkopimda Kabupaten Bogor meninjau langsung lokasi munculnya asap di area PT Aneka Tambang (Antam), Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Hal tersebut dilakukan setelah menyusul beredarnya video di masyarakat yang menimbulkan berbagai spekulasi.
Rudy Susmanto mengatakan, berdasarkan keterangan resmi dari pihak PT Antam, peristiwa munculnya asap terjadi pada pukul 00.30 WIB dini hari. Pada jam tersebut tidak terdapat aktivitas operasional penambangan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Dugaan Ledakan Tambang di Nanggung Bogor, Ini Penjelasan Antam
“Di Kabupaten Bogor, izin usaha pertambangan yang resmi hanya dimiliki oleh PT Aneka Tambang. Lokasi munculnya asap berada di dalam wilayah izin usaha pertambangan Antam," ungkap Rudy Susmanto.
"Setelah kami melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi bersama pimpinan PT Aneka Tambang, dipastikan tidak ada korban karyawan,” tegas Rudy Susmanto.
Terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai adanya korban dalam jumlah besar, Rudy Susmanto menegaskan informasi tersebut tidak benar. Isu yang berkembang disebabkan kesalahpahaman penyebutan istilah level di area tambang.
Baca Juga: Tambang Antam Diterpa Isu Gas Beracun dan Longsor, Kapolsek Nanggung: Masih Diselidiki
“Yang benar adalah level 700, bukan korban 700 orang. Tidak ada karyawan yang terjebak atau menjadi korban," terang Rudy Susmanto.
"PT Aneka Tambang telah melakukan verifikasi dan memastikan bahwa saat kejadian tidak ada aktivitas penambangan,” tambahnya.